di mobil itu ada 4 penumpang dan satu orang supir. mereka, terutama yang menjadi supir, memang jago mengendarai mobil. kebut2an mobil menjadi salah satu hobi mereka . mereka juga rela membuang banyak uang untuk membiayai perawatan mobil keluaran eropa-nya yang rusak karena di paksa memutar arah dalam kecepatan tinggi.
di hari yang menyeramkan itu mereka pergi ke puncak untuk rekreasi, sekedar makan jagung bakar. tidak ada yang lain. mereka hanya lelah dan ingin melepas rutinitas pekerjaannya. sepulang dari puncak, beberapa orang dari mereka menyempatkan diri untuk sholat shubuh. salah seorang dari mereka memutuskan untuk tidur saja. setelah sholat, mereka pulang ke jakarta dengan kecepatan yang sangat tinggi.
salah seorang dari penumpang yang tidak sholat, bangun dan mengambil sikat gigi dan odol. dia sikat giginya di dalam mobil tersebut. entah kenapa, sang supir mendengar temannya yang sedang sikat gigi itu berteriak: “susul, JAR!”
mendengar teriakannya, sang supir memutuskan untuk menyusul bis yang ada di depan. AH TIDAK! ada truk yang melaju dengan kecepatan tinggi di depan! semua berteriak, “AAAAAaaaaaa….! Allahu Akbar!Allahu Akbar!Allahu Akbar!” semua menyebutkan nama Sang Pencipta, tak terkecuali yang tidak sholat subuh. orang yang menjadi supir kendaraan tersebut pun merasa pasrah. ia lepaskan tangannya dari setir kendali, menutup mata dan berteriak, ”Allahu Akbar!”
terasa ada angin bertiup dan mobil berjalan lebih lambat dengan setir kendali yang masih dilepaskan oleh supirnya. mereka semua membuka mata. astaga! mereka ada di depan bis yang telah disusul. lalu dimana truk itu?
“Lu sih, Jar!” protes penumpang yang mulutnya masih dipenuhi dengan busa.
“lah, elu yang nyuruh gua nyusul” kata temannya yang menjadi supir. dia tidak mau disalahkan.
“Lah… siapa? gua? nggak!” kata temannya yang dituduh si supir.
mereka terdiam. bingung.
(MAKANYA! kalo abis kerja, langsung pulang ke rumah! jangan ngayap! huh!)
Kunjungan Bapak TUKANG KEBUN pagi itu.
11 tahun yang lalu



0 comments:
Posting Komentar