Seringkali, tiba-tiba saja aku ditubruk. Mereka memeluk. Hanya sedetik, tapi hangatnya menjalar ke seluruh tubuhku lebih dari sejenak. Setelahnya, mereka berlari lagi ke dunianya.
Jika waktuku di jadwal mereka telah tiba. Mereka akan jauh lebih meminta banyak waktu. Jika tak ada buku di depan mata, maka mereka sajikan ribuan tanya.
Ku nikmati saja. Toh, aku bukan orang tua yang sempurna. Memang ada orang tua yang sempurna? Yang bisa menjadi seorang ahli laut, ahli perkapalan, ahli otomotif sekaligus ahli ilmu jiwa dan dan nutrisi?
Ditengah serbuan tanda tanya dari mereka, jika tidak tahu jawabnya, maka kukatakan yang sebenarnya. Namun satu hal yang harus mereka tahu dan aku komunikasikan sepanjang waktu dimana aku masih ada. Aku sayang mereka...
Kunjungan Bapak TUKANG KEBUN pagi itu.
11 tahun yang lalu



1 comments:
Subhanallah maha suci Allah yg memberikan kebesaranya.
Posting Komentar