Luka dan Duka

|
Setiap orang pernah terluka. Betapapun bentuknya. Mereka mengeluarkannya kembali dalam bentuk yang sama, ditambah dengan imajinasinya... seperti yang di sampaikan salah seorang guru, ibu Diena Haryana...

Dunia di luar, orang-orang membawa lukanya yang tak kian sembuh, atau bahkan mungkin semakin menganga. Ego bertebar di mana-mana. Tak hanya di dunia nyata, namun terpampang tak terbatas pula di dunia maya.

Menakutkan...

Di rumah, anak-anak menyerap. Apapun mereka serap. Input sama dengan output, plus Imagination. I = O + I. Begitu Bu Diena menjelaskan.

Hatiku seperti teriris-iris. Tak lagi kubebaskan gerah ego ku yang membuat hatiku terkikis. Ku sebut-sebut nama-Nya. Jika tak bisa, ku hindari sementara mereka. Hingga hatinya tak mampu menampung setitik bisa...

0 comments: