Setiap orang pernah terluka. Betapapun bentuknya. Mereka mengeluarkannya kembali dalam bentuk yang sama, ditambah dengan imajinasinya... seperti yang di sampaikan salah seorang guru, ibu Diena Haryana...
Dunia di luar, orang-orang membawa lukanya yang tak kian sembuh, atau bahkan mungkin semakin menganga. Ego bertebar di mana-mana. Tak hanya di dunia nyata, namun terpampang tak terbatas pula di dunia maya.
Menakutkan...
Di rumah, anak-anak menyerap. Apapun mereka serap. Input sama dengan output, plus Imagination. I = O + I. Begitu Bu Diena menjelaskan.
Hatiku seperti teriris-iris. Tak lagi kubebaskan gerah ego ku yang membuat hatiku terkikis. Ku sebut-sebut nama-Nya. Jika tak bisa, ku hindari sementara mereka. Hingga hatinya tak mampu menampung setitik bisa...
Kunjungan Bapak TUKANG KEBUN pagi itu.
11 tahun yang lalu



0 comments:
Posting Komentar