kemudian pada tahun 2007 yang lalu, saya ditawari lagi untuk berkomitmen di sebuah yayasan. Yayasan tersebut bernama komunitas konsumen pendidikan indonesia (K2PI). hampir serupa dengan pengalaman saya di KPKS, saya kurang bisa membagi waktu antara perkerjaan di kampus dengan pekerjaan saya di K2PI. Saya berharap semoga permasalahan ini bersifat sementara.
Kini saya merasa optimis bahwa permasalahan itu memang bersifat sementara. Dalam kesibukan saya yang membuat saya mengidamkan memiliki tangan gurita, saya masih bisa merangkul K2PI pada kegiatan2 yang saya selenggarakan. Tidak hanya K2PI, saya juga bisa merangkul mimpi-mimpi yang pernah terukir di KPKS.Ternyata, saya memang tidak boleh berhenti bermimpi.
Kini, dalam beberapa kegiatan yang saya selenggarakan, saya bisa bertemu kembali dengan komunitas yang pernah terlibat dalam pembuatan skripsi saya, yaitu komunitas yang menjadi target sasaran dari pelayanan sosial yang pernah diberikan oleh KPKS. Mereka adalah komunitas kampung sawah.
Saya sangat bersyukur. walaupun KPKS sudah tiada, saya masih bisa banyak berbuat untuk mereka yang dikategorikan sangat miskin. walaupun KPKS telah hilang ditelan bumi, tetapi saya masih bisa merangkul kembali semangat visi dan misi KPKS yang sempat memudar dan nyaris menghilang. Ternyata, sekali lagi, kita memang tidak boleh berhenti bermimpi.
mIMpi…
adalah kunci…
lalalala…
lalalalalala…
*maaf saya tidak hapal*
:p
adalah kunci…
lalalala…
lalalalalala…
*maaf saya tidak hapal*
:p



0 comments:
Posting Komentar