Surat untuk Sahabat

|
Kamu dan aku pernah terpana pada hamparan air hijau membiru
Gelombangnya tenang menghanyutkan
Hingga tubuh merasa
Kau dan aku pun malu

Kamu dan aku melihat lembutNya
Tersenyum kecil
Saksikan kita yang sering terombang ambing oleh asa
Menghibur melalui hangatnya senja

Lalu kita coba mencari kata
Paparan indah danau yang kian mengelam
Kau dan aku
Lalu bunyi keloneng kereta

Hingga ada ranting kering di tanah yang lembab
Kemudian pepohonan hijau yang pancarkan kesejukannnya
Kutarik napasku
Sampai pulih lukaku

Kita pun terdiam
Mungkin
Saat itu suatu hari nanti
Kita kan selalu baik-baik saja...

0 comments: