Mesin Pencari di Hati

|
Dalam sebuah mesin pencari. Ketik kata, judul, gaya, tujuan dan hal lain yang sesuai tema.

"Sari ingin menyelesaikan sekolah dengan baik, pada waktu yang sudah ditentukan"

Ketik lagi.

Keluarlah memori. Semangat hidup yang pernah menghidupkan kematian dan kehampaan. Mencari pendorong daya yang kuat.

Aku ingin menangis.

Ketik lagi.

Terbangunlah ranting-ranting syaraf yang telah melemah, ada yang patah dan bahkan hampir mati.

Prioritas. Prioritas.

Ketik lagi.

Aku ingin bahagia. Aku ingin sayang-Nya.

Ketik lagi.

Keluar memori visi dan misi yang pernah termaktub, tertulis dengan indah, lalu kemudian terkubur entah dimana.

Ketik lagi.

Damai di hati. Damai di pikiran. Damai dengan tubuhku. Damai dengan aura di sekelilingku.

Ketik lagi.

Aku ingin anak-anakku menjadi anak yang soleh. Suamiku yang mencintaiku bahagia kan hadirku.

Ketik lagi.

Ya. Aku hidup untuk diri-Nya

----------------------------------------------------------------------------------
Lalu benda apa yang selama ini begitu kuat menarik diriku kedalam lubang yang hitam dan gelap? Yang membuat diriku hanyut, diam, dan tenggelam?

0 comments: