Saya pernah diminta menulis tentang persahabatan. Ya, saya punya banyak sahabat. Tapi entah mengapa, saya merasa sulit menceritakannya.
Suatu hal yang pasti, memiliki sahabat adalah menyenangkan. Sahabat adalah tempat berbagi.
Ada beberapa sahabat saya yang tetap memberikan cerita indah sampai saat ini. Ada yang mulanya manis, tapi kemudian kami meninggalkan kisah pahit. Sempat ada yang menghilang, namun mereka kembali.
Campur rasa. Olah rasa. Itu yang saya rasakan saat bersahabat.
Kadang air mata juga harus menetes karena rasa sakit. Kadang tak bisa tidur karena tak percaya satu kisah.
Kami bertengkar. Kami berdebat. Kami tertawa. Kami saling memaafkan. Kami berbeda. Namun kami saling cinta.
Sahabat ya sahabat. Aturannya sebenarnya sederhana. Jaga rasa, jaga kepercayaan.
Pasti ada rasa cemburu. Itu karena sayang. Tapi bukan rasa posesif yang akut. Hanya merasa tak ingin ditinggalkan sendiri lalu dilupakan.
Lalu ada satu hal lagi yang penting: tak ada iri dan dengki. Jika itu telah turut bercampur baur, saya ragu menyebutnya persahabatan.
Kunjungan Bapak TUKANG KEBUN pagi itu.
11 tahun yang lalu



2 comments:
nice thoughts sahabat!
Thank you very much, Sahabat! *big smile*
Posting Komentar