The Unmet Needs

|
Yup, The unmet Needs. Terserah Anda bagaimana menerjemahkannya. Namun kita tentunya akan selalu bertemu konsep ini. Inilah konsep dimana kita selalu merasa kurang. Jika tidak pintar-pintar menyikapinya, hidup seperti di sebuah sangkar. Sempit dan suram.

Jadi, apapun produk yang ada di depan mata akan selalu memberikan kerlap-kerlipnya. Bling-bling.

Sekolah alam begitu mewah. Padahal di dekat rumah ada pematang sawah dan lapangan luas. Pendidikan yang menawarkan multiple intelegsia juga begitu menjanjikan, padahal di sisi kompleks ada anak-anak tak mampu yang juga bisa dijadikan teman.

Bling-bling.

Maka apalagi yang akan mereka tawarkan? Aktivasi otak tengah? Art Trip ke Eropa? Plesir ke Timur Tengah?

Silahkan... Asal, orang tua jangan menjadi lebih kekanak-kanakan dari pada anak-anak itu sendiri.

0 comments: