Dia Bisa Belajar

|
Banyak yang mengadukan, Fatih belajar kata-kata dan nyanyian yang tak enak didengar dari seorang anak miskin. Lalu, apakah aku harus melarangnya bermain dengannya? Nilai apa yang akan ia serap jika itu aku lakukan?

Aku berusaha untuk mempengaruhi temannya untuk berkata dan bernyanyi yang baik. Namun perilaku sang anak tidak memperlihatkan perubahan yang berarti, begitu pula Fatih.

Aku berkeluh kesah. Ayah tersayang berusaha untuk menengahi dan mengatakan, "dia anak yang pintar..."

Sore kemarin, saat aku bisa meluangkan waktu untuk anak-anak, ada kejadian yang menakjubkan. Fatih memberikan beberapa baju dan celana pada temannya yang tak berpunya itu. Dengan lembut ia berkata pada temannya, "kamu sudah ngga sabar mau pakai, ya? Pakai saja..." Sang teman bersorak gembira, matanya berbinar bahagia.

Aku terharu dan menceritakan peristiwa ini pada ayah. Ayah pun merasa bangga dan menanyakan alasan Fatih berperilaku demikian. Dengan sederhana, anakku menyampaikan:

"Ayah juga pernah ngasih baju ayah untuk kakaknya, kan?"

0 comments: