Dunia Maya dan Hidup Saya

|
satu tahun belakangan ini saya sedang terpesona dengan dunia maya. Manfaat yang bisa diambil oleh setiap orang pengguna jenis teknologi ini sangat luar biasa.

Kecanduan terhadap akses informasi melalui teknologi ini berawal dari keterpesonaan saya terhadap sebuah blog, yaitu stayathomemommy.wordpress.com (hallo mbak Devi...). Ada banyak hal yang diceritakan. Ulasannya juga sederhana, tetapi penting, dan banyak mengulas tentang dunia anak. Satu hal lagi yang saya sukai dari blog beliau: kejujurannya. I really love her.

Saya coba mengikuti cerita hidupnya. Sejak dia memutuskan untuk berhenti dari pekerjaannya yang sudah mapan karena anak, mendirikan sebuah milis "Beingmom" bersama teman2nya, dan membangun sebuah toko online yang kini sering dibahas di berbagai media. I just think that she's so amazing.

Untuk mengenal mbak Devi lebih jauh, saya nekat masuk milis Beingmom. Ketika terlibat di milis tersebut, ternyata saya menemukan beberapa orang hebat yang lain seperti mbak Dini Widiastuti Rustandi dan Mbak Rina (Rinso) Sofiani, sang moderator. Saya pun mendapatkan banyak hal yang baru, terutama seputar masalah kesehatan. It's so fun.

Kemudian dalam proses pembelajaran di milis Beingmom, mbak Devi juga memberikan komentarnya untuk beberapa kasus yang sedang dibahas di milis tersebut. Sayang, tidak sesering yang saya harapkan. Jadi, saya kurang puas. Pada akhirnya saya mencoba memberanikan diri untuk mengakui bahwa saya adalah salah satu penggemar beratnya di blog yang ia miliki. Alhamdulillah, dia merespon :) Seperti ditegur oleh seorang artis terkenal, saya giraaaang setengah mati :p Beliau, Devita Umardin, pun mengajak saya untuk berkomunikasi secara intensif di Facebook. Sejak itulah, saya menjadi semakin tenggelam dalam "kesendirian" di dunia maya. Di Facebook saya tidak hanya bisa berbagi dengan Mbak Devi dan teman di milis Beingmom, tetapi juga dengan banyak orang yang ada dalam hidup saya.

Keasyikan saya terhadap dunia maya menuai banyak protes dari berbagai pihak. Tetapi saya tetap tidak bergeming. Bagaimanapun ada beberapa hal yang bisa saya dapatkan di dunia maya. Salah satunya adalah saya memiliki banyak teman.

Sebagai makhluk sosial, teman merupakan kebutuhan mendasar yang tidak bisa dinihilkan keberadaannya. Tanpa teman, hidup manusia menjadi begitu kering. Dengan teman, terutama yang "ok" untuk dijadikan sparing partner menurut saya, kita bisa saling berbagi.

Dengan orang2 hebat di dunia maya, saya bisa berbagi tentang banyak hal, seperti yang kini menjadi minat utama saya: masalah pertumbuhan dan perkembangan pada anak. Setidaknya beberapa perubahan yang terjadi pada diri saya setelah saya berinteraksi dengan dunia maya adalah:
1. Lebih rasional dalam memperlakukan anak yang sedang sakit
2. Lebih kreatif dalam memenuhi kebutuhan pertumbuhan dan perkembangan anak
3. Lebih komunikatif dalam menuangkan isi kepala dalam sebuah tulisan

Jadi, jika ada yang nyinyir dengan hubungan saya dengan si D. Maya. It's your problem. :)

0 comments: