Hari pertama menemani Fatih memasuki gerbang sekolahnya yang pertama adalah suatu hal yang mengharukan. Tidak terasa, sepertinya baru kemarin saya lah yang diantar oleh almarhumah mamah untuk di "test" masuk TK. Saya ingat, sepulang wawancara di TK, saya ditanya oleh kakak-kakak saya: "tangan kanannya nyampe ke kuping kiri, ngga?" Namun pada hari itu, 13 Juli 2009, saya menyaksikan Fatih berbaris dengan teman-temannya.
Hari kedua, fatih terlihat jauh lebih manja. Dia tidak mau lepas dari pelukan saya. Saya akhirnya memutuskan untuk meninggalkannya. Dia menjerit dan menangis. Tapi saya tidak peduli. Dia harus mandiri. Alhamdulillah, keputusan saya benar. Saya memang harus belajar melepasnya ke dunia yang baru.
Seminggu kemudian, saya memutuskan untuk mengantarkan Fatih ke Gerbang sekolahnya. Selama ini, hanya ayahnya saja yang mengantarkan Fatih. Tetapi kejadian hari kedua ia bersekolah terulang kembali. Fatih menjadi sangat begitu manja. Beberapa minggu kemudian, Fatih pun mengakui kalau dia lebih suka diantar sama ayahnya. Dia bilang, "kalau sama umi, jadi kepengen sama umi aja".
Tadi siang, saya menghadiri undangan dari Gurunya Fatih untuk rapat POMG. Saya sempat menyaksikan sedikit aktivitas Fatih di sekolah. Ternyata ibu gurunya sedang membagikan hadiah untuk beberapa anak yang memenangkan lomba. Alhamdulillah, nama Fatih dipanggil. Ia mendapatkan juara ke tiga untuk lomba estafet. Saya cium pipinya dan mengucapkan selamat, "Selamat ya sayang, umi bangga... Besok pagi olah raga lagi ya... Biar tambah kencang larinya..." ^_^
Kunjungan Bapak TUKANG KEBUN pagi itu.
11 tahun yang lalu



0 comments:
Posting Komentar