dear all temans…
akhirnya saya bisa curhat lagi nih. sebulan ini memang ada banyak pekerjaan, tapi ada satu pekerjaan yang sebenarnya lebih berat dan menyita perhatian: ara sakit impetigo.
duh, saya sediiiih banget. permasalahannya, impetigo itu membuat kulit ara menjadi banyak bisul2 kecil seperti borok. penyakit ini dikarenakan air mandi yang tidak bersih. konon, daerah perumahan tempat saya tinggal adalah daerah persawahan.
Dulu, fatih juga pernah seperti itu. cuma, karena saya diberi antibiotik oleh dokter, fatih cepat sembuh. dokter memberikan obat antibiotik buat fatih karena memang penyebab penyakit itu adalah bakteri. plus, saya juga pada saat itu masih dalam masa kegelapan. Jadi, saya hiya aja kalo dikasih obat antibiotik.
ternyata setelah konfirmasi ama ibu -ibu ria- yang aktif di milis beingmom, obat antibiotik itu adalah solusi terakhir. Pengobatannya harus tetap diusahakan rasional, tidak menggampangkan pemberian antibiotik untuk anak. Alhamdulillah, dokter yang saya temui, dokter Huda di Hermina, juga merupakan dokter yang rasional. Jadi, dia tidak memberikan antibiotik untuk ara.
Awalnya saya sudah mau menyerah. Apalagi, pengasuhnya ara suka ngotot kalu itu adalah cacar :(( walhasil, ara tidak dimandikan. menyebarlah bisul-bisul bernanah itu dipunggungnya, lengannya dan dadanya… saya ingin sekali menangis. Terutama saat malam tiba :((
Saya akhirnya memutuskan untuk ke dokter lagi. Yang terakhir adalah dokter Rastra, di Hermina juga, di klinik Aulia juga. Alhamdulillah, beliau masih muda tetapi mau bersikap rasional. beliau tidak memberikan obat antibiotik untuk ara *tidak seperti yang saya harapkan, terus terang…*
pada saat itu, dokter rastra memotivasi saya untuk tetap menjaga kebersihan ara. Hal yang paling penting adalah, memandikan ara, walaupun dia cacar, katanya. beliau juga mengingatkan pengasuhnya ara untuk selalu memandikan ara 3 kali sehari. Saya sangat menyukai cara dokter rastra menasihati saya dan pengasuhnya ara. Dia sangat tidak sok pintar dan ramah sekali.
Satu masukan tambahan dari dokter rastra adalah, saya tidak boleh membalut badan ara yang terkena impetigo. Itu dikhawatirkan akan membuat ara yang gendut menjadi cepat berkeringat, walaupun di ruang ber-AC. Pokoknya, Ara harus bersih, sih, sih. Kalo keringat, di lap. Begitu seterusnya. Jika ara mau menggaruk bisul2nya yang membuat dia merasa gataaaal sekali. Saya harus berusaha mengalihkan perhatiannya pada hal lain. Jadi, kalau malam tiba, saya harus siap begadang.
Alhamdulillah, ara sekarang sembuh dari impetigo. kulitnya jadi muluuuus lagi. Alhamdulillah :)) saya bahagia sekali :))
terimakasih to mbak ria…
trimakasih to beingmom…
i love you all…
Kunjungan Bapak TUKANG KEBUN pagi itu.
11 tahun yang lalu



0 comments:
Posting Komentar