Dum dum dum...*

|
Dum dum dum...

Menusia dan waktu
Bersama sifat
Keangungan dan kerapuhannya

Melenggang
Merasa
Menangis
Tertawa

Dum dum dum...


Setengah tak percaya
sosok dirinya dibalik indah puisinya

Dum dum dum...

Aku tahu
Kamu tahu
Semua tahu
Manusia...

Maka lihat tali yang kuat
Pegang erat-erat

Kedamaian hanya dari diri-Nya

Dum dum dum...

Aku berlari
Tergopoh-gopoh

Bertanya pada dirinya yang tersayang
Apa maumu, cinta?

“Hanya ingin keluarga yang tenang...”, jawabnya lembut dari hati terdalam

Iya,
Keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah...

Melayang
Terhempas lagi

Lalu berhasil menitikkan air mata...

Aku bahagia

Dum dum dum...

Masih tak percaya
Mungkinkah?

Dum dum dum...

Sehingga akhirnya terdalami kata-kata yang pernah begitu sering terucap

“Apabila ada kebenaran yang tersampaikan, sesungguhnya itu datang dari Allah...”

*terinsprasi dari blog temennya Lulu

0 comments: