Rindu padanya...

|
Tahun ini, saya berziarah tepat di hari Jum'at. Katanya, para ahli kubur mengetahui kedatangan para peziarah di hari itu. Setiba di makam ibunda, hati ini seperti yang bergolak, ingin menangis. Saya rindu padanya.

Ketika beliau masih hidup dan saya masih sendiri hingga beliau tiada, berbagai macam hidangan sudah disiapkan beberapa bulan sebelumnya. Bahan-bahan makanan tersebut beliau olah beberapa hari sebelum hari Raya tiba. Semuanya dilakukan dengan perencanaan matang. Sehingga beberapa kewajiban kepada-Nya pun tidak tertinggal.

Tahun ini, semua berbeda. Opor pun hanya dimasak dengan bumbu instan. Jadi, kenapa saya ingin menangis ketika memanjatkan doa kepadaNya di hari Jum'at pagi yang teduh itu? Sungguh, saya rindu padanya...

0 comments: